Bima – Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Nggusuwaru (UNSWA) berpartisipasi dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang diselenggarakan sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan, karakter, dan nilai-nilai persatuan di kalangan mahasiswa. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan yang memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Mengusung tema “Membangun Generasi Muda Berkarakter melalui Penguatan Empat Pilar Kebangsaan”, kegiatan ini membahas empat pilar utama bangsa Indonesia, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Para peserta diajak memahami bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, khususnya di tengah tantangan perkembangan teknologi dan perubahan sosial.
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi UNSWA mengikuti kegiatan dengan antusias melalui sesi pemaparan materi, diskusi, dan tanya jawab. Berbagai isu mengenai toleransi, keberagaman, demokrasi, serta peran generasi muda dalam menjaga persatuan bangsa menjadi topik yang menarik perhatian peserta. Kegiatan ini juga menjadi ruang dialog untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
Ketua Program Studi Pendidikan Sosiologi UNSWA menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini sangat relevan dengan kompetensi lulusan Pendidikan Sosiologi yang tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu menanamkan nilai-nilai kebangsaan, solidaritas sosial, dan kehidupan demokratis di lingkungan masyarakat.
Melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini, Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Nggusuwaru berharap mahasiswa semakin memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, menjunjung tinggi semangat persatuan dalam keberagaman, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai luhur bangsa sebagai bekal menjadi pendidik dan warga negara yang bertanggung jawab.