Profil Lulusan & CPL

Profil Lulusan Pendidikan Sosiologi

Profil lulusan dan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) Program Studi Pendidikan Sosiologi yang menggambarkan peran, kompetensi, dan capaian yang dimiliki lulusan setelah menyelesaikan studi.

Profil Lulusan

Program Studi Pendidikan Sosiologi menyiapkan lulusan untuk mengisi tiga peran utama berikut.

1

Pendidik Sosiologi

Pendidik bidang Pendidikan Sosiologi yang profesional.

2

Enterpreneur

Wirausaha (enterpreneur) bidang pendidikan dan sosial.

3

Penelitian & Publikasi

Peneliti dan publikasi di bidang Pendidikan Sosiologi.

Tabel 1.1 — Deskripsi Profil Lulusan

NoProfil LulusanDeskripsi Profil Lulusan
1Pendidik bidang SosiologiPendidik bidang Sosiologi yang memiliki kemampuan merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran di Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah, Lembaga Bimbingan, Lembaga Pelatihan dan Keterampilan.
2EnterpreneurWiraswasta bidang pendidikan yang memiliki kemampuan merancang, menciptakan, dan menjalankan layanan-layanan pendidikan.
3PenelitianPeneliti dan publikasi di bidang Pendidikan Sosiologi yang memiliki kemampuan merancang dan melaksanakan penelitian dalam kajian kebijakan, implementasi dan evaluasi pendidikan; serta peneliti bidang Sosiologi yang mampu merancang dan melaksanakan penelitian dalam kajian dinamika dan perubahan sosial.

Kemampuan di Bidang Kerja

  1. Kemampuan pengajaran dan pembelajaran dengan merancang, mengelola, dan melaksanakan pembelajaran sosiologi dengan berbagai pendekatan dan metode yang efektif, baik di tingkat pendidikan formal maupun non-formal.
  2. Kemampuan penelitian sosial dalam merancang dan melaksanakan penelitian mulai dari pengumpulan data, analisis data, hingga penyusunan karya ilmiah yang dapat digunakan untuk pemecahan masalah sosial dan pendidikan.
  3. Kemampuan berkomunikasi yang baik, baik secara verbal maupun tertulis, untuk berinteraksi dengan berbagai pihak dalam konteks sosial yang berbeda, begitu juga dalam pengajaran untuk menjelaskan konsep-konsep sosiologi.
  4. Mampu menganalisis berbagai masalah sosial dan pendidikan dengan menggunakan teori-teori dan pendekatan sosiologi serta merumuskan solusi yang relevan terhadap isu-isu sosial yang berkembang.
  5. Mampu mengembangkan teori-teori sosiologi, baik yang klasik maupun kontemporer, untuk diaplikasikan dalam memahami dinamika sosial dalam konteks masyarakat yang berbeda-beda.
  6. Mampu berpikir kritis dan kreatif dalam menyelesaikan masalah sosial dan menciptakan solusi yang inovatif untuk memperbaiki kondisi sosial dan pendidikan.
  7. Mampu mengelola program-program sosial atau kebijakan publik yang berfokus pada perbaikan kesejahteraan masyarakat serta keberlanjutan program tersebut.
  8. Mampu melaksanakan penyuluhan dan memberdayakan masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup sosial dan ekonomi mereka melalui pendekatan berbasis pengetahuan sosial.
  9. Memiliki keterampilan dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam mengelola informasi sosial dan dalam melakukan riset sosial dan pendidikan.
  10. Mampu berkolaborasi dan beradaptasi dengan perubahan sosial yang terjadi serta dapat bekerja dalam berbagai macam organisasi sosial dan komunitas.

Penguasaan Pengetahuan

  1. Menguasai teori dan konsep dasar sosiologi serta pendekatan dalam memahami masyarakat, struktur sosial, budaya, dan perubahan sosial.
  2. Menguasai teori dan konsep dalam pendidikan yang terkait dengan pengajaran sosiologi, teori pembelajaran, dan pendekatan pendidikan yang relevan dengan mata pelajaran sosiologi.
  3. Menguasai perkembangan sosial dan budaya dalam konteks masyarakat lokal, nasional, dan global.
  4. Menguasai fenomena sosial terkini yang berhubungan dengan isu-isu sosial, seperti kemiskinan, ketidakadilan sosial, perubahan teknologi, dan masalah-masalah sosial lainnya.
  5. Menguasai metode penelitian sosiologi, baik kualitatif maupun kuantitatif, yang dapat digunakan untuk menganalisis fenomena sosial dan pendidikan.
  6. Menguasai keterampilan dalam mengaplikasikan teori sosiologi untuk menganalisis fenomena sosial dan pendidikan, merancang dan melaksanakan penelitian terkait isu-isu sosial, mengolah data dengan metode yang tepat, serta menggunakan metode pembelajaran yang efektif dalam mengajarkan sosiologi di sekolah atau lembaga pendidikan.
  7. Memiliki sikap kritis dan reflektif terhadap isu-isu sosial dan pendidikan yang berkembang di masyarakat, serta komitmen untuk memperbaiki kualitas pendidikan dengan cara yang sesuai dengan konteks sosial dan budaya tempat mereka bekerja.
  8. Secara keseluruhan, lulusan program Sarjana Pendidikan Sosiologi memiliki kemampuan untuk mengembangkan diri sebagai pendidik, peneliti, dan analis sosial yang dapat berkontribusi dalam pendidikan dan pengembangan masyarakat.

Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)

Capaian pembelajaran lulusan (Learning Outcomes) dirumuskan berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi yang mencakup komponen sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Dalam penyusunannya, Program Studi Pendidikan Sosiologi menggunakan dasar Permenristekdikti No. 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Komponen sikap dan keterampilan umum mengacu pada peraturan tersebut, sedangkan komponen pengetahuan dan keterampilan khusus mengacu pada Learning Outcomes yang disusun oleh Asosiasi Program Studi dan dikembangkan sesuai karakteristik Program Studi Pendidikan Sosiologi. Capaian pembelajaran lulusan berfungsi mendukung profil lulusan sekaligus menjadi acuan utama pengembangan standar isi, proses, penilaian, dosen dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, serta pembiayaan pembelajaran.

1. Sikap

  1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius.
  2. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika.
  3. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila.
  4. Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggung jawab pada negara dan bangsa.
  5. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain.
  6. Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.
  7. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
  8. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik.
  9. Menunjukkan sikap bertanggung jawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri.
  10. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan.
  11. Integritas, komitmen terhadap nilai keadilan dan kemanusiaan, serta kemampuan beradaptasi dalam berbagai konteks sosial, budaya, dan profesi.

2. Pengetahuan

  1. Menguasai materi bidang pendidikan dan sosiologi secara teoretis-konseptual dan praktis.
  2. Mengembangkan kajian tentang pendidikan dan sosiologi untuk kepentingan pembelajaran dan pengembangan keilmuan.
  3. Memecahkan permasalahan pendidikan dan sosial secara kritis, rasional, dan logis dengan mempertimbangkan humanitas dan kearifan lokal.
  4. Merancang pembelajaran kreatif, inovatif, dan inspiratif sesuai karakteristik peserta didik, lingkungan belajar, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  5. Mengkreasikan layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan masyarakat serta tantangan global.

3. Keterampilan Khusus

  1. Menggunakan konsep sosiologi dalam analisis dan penyelesaian permasalahan pendidikan dan sosial-kemasyarakatan sesuai dengan situasi yang dihadapi.
  2. Mendemonstrasikan ide dan informasi secara efektif melalui berbagai bentuk strategi dan media kepada peserta didik, masyarakat akademik, dan masyarakat umum.
  3. Mempertajam kapasitas keilmuan dan keahlian secara mandiri melalui pendidikan dan pembelajaran sepanjang hayat.
  4. Mengemas proses pembelajaran yang efektif, kreatif, inovatif, dan inspiratif.
  5. Menimbang berbagai kajian tentang pendidikan dan sosiologi untuk memberikan solusi dan keputusan atas permasalahan pendidikan dan sosial.
  6. Memproduksi sarana penunjang kegiatan pembelajaran dan layanan pendidikan.
  7. Menempatkan diri untuk memberi keteladanan sikap dan perilaku sesuai jati diri pendidik serta didasarkan atas etika profesi keguruan.
  8. Melatih peserta didik dan masyarakat untuk menjadi penggerak perubahan dalam rangka pemberdayaan, pendampingan masyarakat, dan pengorganisasian kegiatan sosial kemasyarakatan.
  9. Mendorong peserta didik untuk berpikir kritis dan inovatif melalui proses pembelajaran.

4. Keterampilan Umum

  1. Keterampilan berpikir kritis, sistematis, logis, dan inovatif dalam menganalisis isu sosial dengan pendekatan sosiologis untuk menyelesaikan masalah sosial dan masalah pendidikan.
  2. Kemampuan komunikasi, baik secara lisan maupun tertulis, dalam menyampaikan ide dan analisis hasil penelitian secara jelas dan terstruktur berdasarkan kaidah, tata cara, dan etika ilmiah untuk menghasilkan solusi, gagasan, desain, atau kritik dalam bentuk artikel publikasi, skripsi, atau laporan tugas akhir.
  3. Kemampuan bekerja dalam tim, berkolaborasi dalam tim multidisipliner, serta mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya untuk mencapai tujuan bersama.
  4. Mengelola pembelajaran secara mandiri, merancang dan menganalisis penelitian sosial untuk memahami masalah sosial dan pendidikan, kemudian memecahkan permasalahan tersebut.
  5. Kemampuan adaptasi terhadap perubahan, mengembangkan dan memelihara jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, dan sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya untuk mendukung pembangunan sosial dan kesejahteraan masyarakat.