Bima – Kepedulian terhadap sesama merupakan salah satu nilai yang terus ditanamkan dalam lingkungan akademik Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Nggusuwaru (UNSWA). Semangat tersebut tercermin melalui kegiatan Bakti Sosial yang dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa sebagai bentuk solidaritas kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir di Kota Bima.

Kegiatan bakti sosial ini diawali dengan penggalangan bantuan yang melibatkan dosen, mahasiswa, alumni, serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap korban bencana. Bantuan yang berhasil dihimpun kemudian disalurkan secara langsung kepada masyarakat terdampak sebagai bentuk dukungan moral maupun material.

Dalam pelaksanaannya, tim dosen dan mahasiswa mengunjungi lokasi terdampak banjir untuk menyerahkan paket bantuan sekaligus memberikan semangat kepada warga yang sedang menghadapi masa pemulihan pascabencana. Kehadiran sivitas akademika di tengah masyarakat menjadi bukti bahwa perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam bidang pendidikan dan penelitian, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial melalui pengabdian kepada masyarakat.

Ketua Program Studi Pendidikan Sosiologi menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial merupakan implementasi nyata dari nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas sosial, serta semangat gotong royong yang menjadi bagian penting dalam pembelajaran ilmu sosiologi. Mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kepekaan sosial, empati, dan kepedulian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Selain menyalurkan bantuan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran lapangan bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung dampak sosial yang ditimbulkan oleh bencana serta pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan lembaga pendidikan dalam proses pemulihan.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Nggusuwaru (UNSWA) menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Semangat berbagi dan pengabdian diharapkan terus menjadi budaya akademik yang melekat pada setiap mahasiswa sebagai calon pendidik dan agen perubahan di tengah kehidupan sosial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *